BeritaMetropolitan

KADIN Manggarai Barat Temui Sekjen Kemenhub: Dorong Kemudahan Usaha, Keselamatan Pelayaran, dan Pelabuhan Bebas Pungli

×

KADIN Manggarai Barat Temui Sekjen Kemenhub: Dorong Kemudahan Usaha, Keselamatan Pelayaran, dan Pelabuhan Bebas Pungli

Sebarkan artikel ini

KANAL-X.COM, JAKARTA, 2 November 2026 — KADIN Kabupaten Manggarai Barat menggelar pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Ir. Arif Toha Tjahjagama, di ruang kerjanya, Senin (2/11/2026). Pertemuan membahas peningkatan pelayanan kepelabuhanan, keselamatan pelayaran, kemudahan perizinan, serta pencegahan pungutan liar di pelabuhan.

Ketua KADIN Manggarai Barat, Charles Angliwarman, S.Si., menyampaikan bahwa pertemuan tersebut dilakukan setelah mengikuti Rapimnas KADIN di Jakarta dan rangkaian pertemuan dengan Presiden di Hambalang. Pembahasan mengenai tantangan ekonomi global menjadi dorongan untuk memperkuat kerja sama pemerintah dan dunia usaha.

Menurut Charles, Labuan Bajo sebagai destinasi pariwisata premium membutuhkan transportasi laut yang aman dan pelayanan yang profesional untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan, membuka lapangan kerja, serta memperkuat kontribusi ekonomi daerah bagi Indonesia.

Bantu Pengusaha, Jangan Persulit Perizinan

Berdasarkan penuturan Charles, Arif Toha menyampaikan bahwa Menteri Perhubungan dalam rapat pagi pada 2 November 2026 menegaskan kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan di Indonesia, termasuk kepala KSOP, kepala KUPP, dan seluruh staf, agar membantu pelaku usaha serta tidak mempersulit pelayanan, terutama pengurusan perizinan.

Pelaku usaha merupakan pilar penting penggerak perekonomian dan perdagangan. Karena itu, pelayanan harus dilaksanakan secara responsif, transparan, dan sesuai ketentuan, dengan tetap menjaga keamanan, keselamatan, serta ketertiban pelayaran, termasuk perlindungan bagi wisatawan.

Tegaskan Pelabuhan Bebas Pungli

Charles juga menyampaikan bahwa dalam pertemuan tersebut Arif Toha meneruskan penegasan Menteri Perhubungan mengenai larangan pungutan liar di pelabuhan. Pungutan yang tidak memiliki dasar dan kejelasan dinilai mencederai tanggung jawab pelayanan publik serta merusak kehormatan dan kepercayaan terhadap Kementerian Perhubungan.

Menurut Charles, KADIN diminta turut memberikan masukan dan melaporkan langsung kepada kementerian apabila menemukan dugaan pungutan liar atau penyimpangan pelayanan. Arif Toha menyatakan kesiapan kementerian untuk segera menindaklanjuti laporan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan.

KADIN Manggarai Barat menyambut penegasan tersebut sebagai dukungan bagi terciptanya pelayanan pelabuhan yang bersih, profesional, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.

Perkuat Keselamatan dan Sinergi di Labuan Bajo

Dalam pertemuan itu, KADIN menyampaikan keprihatinan atas kecelakaan kapal dan jatuhnya korban jiwa di perairan sekitar Labuan Bajo. KADIN mendorong penguatan pengawasan keselamatan dan koordinasi antarpemangku kepentingan.

Charles turut menjelaskan bahwa pada 2025 KADIN telah menyurati Menteri Perhubungan dan jajaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, menindaklanjuti rapat bersama pemangku kepentingan, termasuk Pelindo, PELNI, dan pelaku usaha terkait. Rapat tersebut menghimpun keluhan serta usulan perbaikan pelayanan, termasuk usulan pergantian Kepala KSOP Kelas III Labuan Bajo.

Menurut informasi yang diterima KADIN, pejabat sebelumnya telah mendapat penugasan di Tanjung Pinang, sementara kepemimpinan KSOP Labuan Bajo masih dijalankan oleh pelaksana harian. KADIN mengusulkan penetapan pelaksana tugas atau kepala definitif sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku.

KADIN berharap dapat segera membangun komunikasi dengan pimpinan KSOP, bersama asosiasi bongkar muat, Indonesia Shipping Agencies Association (ISAA), dan asosiasi logistik, untuk mendukung operasional pelabuhan yang semakin baik.

Menurut Charles, Arif Toha mengapresiasi kepedulian KADIN Manggarai Barat serta menegaskan bahwa Kementerian Perhubungan terbuka menerima saran dan kritik yang membangun. Komunikasi yang harmonis diharapkan menghasilkan perbaikan nyata bagi pelayanan pelabuhan, keselamatan wisatawan, dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Labuan Bajo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *